KEBIASAAN dan KARAKTER
Kebiasaan2 kita menjadi bagian dari karakter kita. Jika saudara mengizinkan diri Anda sendiri untuk menjadi terorganisir, atau selalu datang terlambat, maka hal itu akan menjadi bagian dari diri Anda yang sesungguhnya. Jika saudara melatih diri sendiri untuk jengkel dan marah setiap kali tidak mendapatkan sesuatu seperti yang diinginkan oleh hati, sayangnya kebiasaan2 buruk itu pun akan menjadi bagian dari diri Anda juga. Karena itu jika ingin berubah, maka langkah pertama untuk itu adalah mengidentifikasi apa yang sedang menahan Anda. Identifikasikanlah setiap kebiasaan buruk yang ada dan kemudian buatlah keputusan untuk menanganinya.
Pertanyaannya: Bagaimanakah kita mengubah sebuah kebiasaan? Mudah: berhentilah memelihara kebiasaan buruk tersebut. Anda harus membuat kebiasaan buruk itu kelaparan hingga terjadi penundukan diri dan mulailah memelihara kebiasaan2 baik Anda. Hal ini harus dipahami bahwa; “Kebiasaan buruk sangat mudah dikembangkan tetapi sangat sulit untuk dijalani dalam kehidupan.” Dengan kata lain, sangat mudah untuk meledak-ledak dan bersikap kasar, dengan mengatakan apapun yang Anda rasakan dan membuat komentar yang pedas, tajam dan sinis. Itu memang mudah, tetapi sulit untuk hidup dalam “sebuah rumah” yang penuh dengan konflik dan tekanan.
Memang mudah untuk menyerah pada godaaan dan melakukan apapun yang kita inginkan, namun sangat sulit untuk hidup dalam belenggu dengan merasa bersalah dan terhukum. Pikirkanlah seseorang yang memiliki kecanduan bahan-bahan kimia. Memang mudah untuk kecanduan. Itu mungkin tampak menyenangkan pada awalnya. Tetapi tidak lama kemudian, kecanduan itu mengendalikan kehidupan orang tersebut. Ia menjadi budaknya. Kebiasaan2 buruk memang mudah untuk didapatkan tetapi lama-kelamaan akan membuat kehidupan kita menjadi sangat susah.
Di lain pihak, kebiasaan baik adalah sulit untuk dikembangkan. Kebiasaan baik adalah hasil dari kerinduan untuk bekerja dan berkorban, dan kadang2 kerelaan untuk menanggung rasa sakit dan penderitaan. Tetapi kebiasaan baik akan menghasilkan hal-hal yang menyenangkan untuk dijalani dalam kehidupan. Misalnya, pada awalnya sangat sukar untuk menahan lidah Anda dan mengabaikan suatu pelanggaran saat seseorang mengkritik atau menghina Anda. Memang sulit pada awalnya untuk mengampuni, tetapi jika hal itu terus dikembangkan, maka lama kelamaan sungguh menjadi mudah untuk hidup di dalamnya. Jika Anda bersedia merasa tidak nyaman untuk sementara waktu, supaya Anda dapat maju melewati rasa sakit pada awal sebuah perubahan, dalam jangkah panjang kehidupan Anda akan menjadi jauh lebih baik. Rasa sakit tidak akan bertahan selamanya; kenyataannya, begitu Anda mengembangkan kebiasaan yang baru, rasa sakit itu akan sering lenyap.
10 Cara Olahraga OtakOktober 3, 2010 - antoniuswijaya
Olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Dengan olahraga otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi terhadap gejala demensia atau kepikunan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk olahraga otak.
Berikut 10 cara melatih atau olahraga otak:
1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.
2. Membaca
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr Nikolaos Scarmeas padaa tahun 2001, membaca dapat membantu membangun 'cadangan kognitif' untuk menunda timbulnya demensia.
3. Bermain puzzle atau teka-teki silang
Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.
4. Bermain permainan strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.
5. Ubah rutinitas
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.
6. Belajar bahasa asing
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.
7. Menikmati musik
Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.
8. Latihan fisik
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.
9. Hidup sosial
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.
10. Mencari hobi baru
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.
Itulah 10 cara olahraga otak.. semoga dapat bermanfaat
10 Cara Olahraga Otak
Oktober 3, 2010 - antoniuswijaya
Olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Dengan olahraga otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi terhadap gejala demensia atau kepikunan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk olahraga otak.
Berikut 10 cara melatih atau olahraga otak:
1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.
2. Membaca
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr Nikolaos Scarmeas padaa tahun 2001, membaca dapat membantu membangun 'cadangan kognitif' untuk menunda timbulnya demensia.
3. Bermain puzzle atau teka-teki silang
Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.
4. Bermain permainan strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.
5. Ubah rutinitas
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.
6. Belajar bahasa asing
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.
7. Menikmati musik
Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.
8. Latihan fisik
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.
9. Hidup sosial
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.
10. Mencari hobi baru
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.
Itulah 10 cara olahraga otak.. semoga dapat bermanfaat
KITA semua khawatir terhadap masalah kesehatan seperti jantung atau kanker. Namun terkadang, upaya yang kita lakukan untuk menghindarinya justru jauh dari harapan.
Kebiasaan2 kita menjadi bagian dari karakter kita. Jika saudara mengizinkan diri Anda sendiri untuk menjadi terorganisir, atau selalu datang terlambat, maka hal itu akan menjadi bagian dari diri Anda yang sesungguhnya. Jika saudara melatih diri sendiri untuk jengkel dan marah setiap kali tidak mendapatkan sesuatu seperti yang diinginkan oleh hati, sayangnya kebiasaan2 buruk itu pun akan menjadi bagian dari diri Anda juga. Karena itu jika ingin berubah, maka langkah pertama untuk itu adalah mengidentifikasi apa yang sedang menahan Anda. Identifikasikanlah setiap kebiasaan buruk yang ada dan kemudian buatlah keputusan untuk menanganinya.
Pertanyaannya: Bagaimanakah kita mengubah sebuah kebiasaan? Mudah: berhentilah memelihara kebiasaan buruk tersebut. Anda harus membuat kebiasaan buruk itu kelaparan hingga terjadi penundukan diri dan mulailah memelihara kebiasaan2 baik Anda. Hal ini harus dipahami bahwa; “Kebiasaan buruk sangat mudah dikembangkan tetapi sangat sulit untuk dijalani dalam kehidupan.” Dengan kata lain, sangat mudah untuk meledak-ledak dan bersikap kasar, dengan mengatakan apapun yang Anda rasakan dan membuat komentar yang pedas, tajam dan sinis. Itu memang mudah, tetapi sulit untuk hidup dalam “sebuah rumah” yang penuh dengan konflik dan tekanan.
Memang mudah untuk menyerah pada godaaan dan melakukan apapun yang kita inginkan, namun sangat sulit untuk hidup dalam belenggu dengan merasa bersalah dan terhukum. Pikirkanlah seseorang yang memiliki kecanduan bahan-bahan kimia. Memang mudah untuk kecanduan. Itu mungkin tampak menyenangkan pada awalnya. Tetapi tidak lama kemudian, kecanduan itu mengendalikan kehidupan orang tersebut. Ia menjadi budaknya. Kebiasaan2 buruk memang mudah untuk didapatkan tetapi lama-kelamaan akan membuat kehidupan kita menjadi sangat susah.
Di lain pihak, kebiasaan baik adalah sulit untuk dikembangkan. Kebiasaan baik adalah hasil dari kerinduan untuk bekerja dan berkorban, dan kadang2 kerelaan untuk menanggung rasa sakit dan penderitaan. Tetapi kebiasaan baik akan menghasilkan hal-hal yang menyenangkan untuk dijalani dalam kehidupan. Misalnya, pada awalnya sangat sukar untuk menahan lidah Anda dan mengabaikan suatu pelanggaran saat seseorang mengkritik atau menghina Anda. Memang sulit pada awalnya untuk mengampuni, tetapi jika hal itu terus dikembangkan, maka lama kelamaan sungguh menjadi mudah untuk hidup di dalamnya. Jika Anda bersedia merasa tidak nyaman untuk sementara waktu, supaya Anda dapat maju melewati rasa sakit pada awal sebuah perubahan, dalam jangkah panjang kehidupan Anda akan menjadi jauh lebih baik. Rasa sakit tidak akan bertahan selamanya; kenyataannya, begitu Anda mengembangkan kebiasaan yang baru, rasa sakit itu akan sering lenyap.
10 Cara Olahraga OtakOktober 3, 2010 - antoniuswijaya
Olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Dengan olahraga otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi terhadap gejala demensia atau kepikunan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk olahraga otak.
Berikut 10 cara melatih atau olahraga otak:
1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.
2. Membaca
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr Nikolaos Scarmeas padaa tahun 2001, membaca dapat membantu membangun 'cadangan kognitif' untuk menunda timbulnya demensia.
3. Bermain puzzle atau teka-teki silang
Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.
4. Bermain permainan strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.
5. Ubah rutinitas
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.
6. Belajar bahasa asing
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.
7. Menikmati musik
Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.
8. Latihan fisik
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.
9. Hidup sosial
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.
10. Mencari hobi baru
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.
Itulah 10 cara olahraga otak.. semoga dapat bermanfaat
10 Cara Olahraga Otak
Oktober 3, 2010 - antoniuswijaya
Olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Dengan olahraga otak, akan terbentuk saraf baru yang dapat melindungi terhadap gejala demensia atau kepikunan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk olahraga otak.
Berikut 10 cara melatih atau olahraga otak:
1. Membiasakan aktif menjadi kidal (aktif tangan kiri) dan juga kanan
Lakukan tugas dengan tangan non-dominan, jika biasanya dominan tangan kanan maka gunakan tangan kiri (kidal) dan sebaliknya. Contohnya saat menggunakan mouse komputer, menyikat gigi dan mengikat sepatu dengan arah yang berlawanan. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan saraf yang ada dan bahkan membentuk saraf baru.
2. Membaca
Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Dan menurut studi Dr Nikolaos Scarmeas padaa tahun 2001, membaca dapat membantu membangun 'cadangan kognitif' untuk menunda timbulnya demensia.
3. Bermain puzzle atau teka-teki silang
Teka-teki silang, puzzle, Sudoku dan jenis puzzle lainnya, dapat melatih otak khususnya otak kiri, menurut pusat pelatihan kognitif LearningRx. Tambahkan strategi baru untuk mengefektifkan latihan otak, misalnya memecahkan teka-teki silang dengan tema yang tidak biasa.
4. Bermain permainan strategi
Permainan strategi seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya, akan menggunakan otak kanan yang dapat membantu orang untuk lebih berpikir kreatif.
5. Ubah rutinitas
Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.
6. Belajar bahasa asing
Dengan belajar bahasa asing akan mengaktifkan bagian otak yang belum digunakan sejak Anda mulai berbicara. Sebuah studi tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa penggunaan beberapa bahasa dapat meningkatkan suplai darah ke otak untuk menjaga kesehatan koneksi saraf.
7. Menikmati musik
Selain mendengarkan musik, belajar juga untuk memainkan instrumen musik. Para ahli juga merekomendasikan untuk mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mendengarkan musik dan mencium bunga.
8. Latihan fisik
Latihan fisik juga dapat meningkatkan kesehatan otak, karena dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Menurut Stanford Center on Longevity and the Max Planck Institute for Human Development, latihan fisik dapat meningkatkan perhatian, penalaran dan memori.
9. Hidup sosial
Otak dapat dilatih dengan menjalani kehidupan sosial Anda, misalnya dengan mengunjungi teman. Sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa memiliki jaringan sosial dapat memberikan perlindungan terhadap gejala klinis penyakit Alzheimer.
10. Mencari hobi baru
Tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika Anda bukan seniman, cobalah untuk belajar melukis atau memahat. Jika Anda bisa bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk dapat menjaga otak tetap aktif.
Itulah 10 cara olahraga otak.. semoga dapat bermanfaat
9 Cara Sehatkan Tubuh & Pikiran dalam 1 Menit
KITA semua khawatir terhadap masalah kesehatan seperti jantung atau kanker. Namun terkadang, upaya yang kita lakukan untuk menghindarinya justru jauh dari harapan.
Tak perlu berpikir
rumit, banyak hal sederhana dan cepat yang dapat Anda lakukan untuk menjaga
diri tetap sehat dan rileks. Berikut, cara yang diberikan Third Age untuk
meningkatkan kesehatan Anda dalam waktu 1 menit bahkan kurang.
Memeluk
pasangan
Penelitian baru
menunjukkan bahwa semakin Anda merasa nyaman dengan pasangan, maka Anda memberi
perasaan rileks lebih besar kepada tubuh dan pikiran. Perasaan nyaman dimaksud
bisa didapat mulai dari saling berpelukan hingga bercinta.
Sebuah penelitian
terbaru di Psychosomatic Medicine menunjukkan buktinya. Untuk setiap waktu
bermesraan, kortisol—hormon yang dilepaskan tubuh saat stres—berkurang sekira 7
persen.
Makan
cokelat
Masih merasa
bersalah saat mengunyah cokelat? Tak perlu, karena menurut sebuah studi
baru-baru ini di Northumbria University, Inggris, cokelat kaya flavanols yang
membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Cokelat juga kaya flavonoid yang
membantu tubuh memerbaiki kerusakan yang ada dan melawan racun, meningkatkan
memori, melawan kelelahan, dan membantu tubuh dalam tugas-tugas yang menantang
mental.
Dengarkan
musik
Lain kali Anda
menemukan diri dalam situasi penuh tekanan, pasang headphone untuk mendengarkan
lagu favorit. Menurut sebuah studi terbaru di Cleveland Clinic, musik dapat
menurunkan tekanan darah dan tingkat stres.
Tertawa
Ketika stres
datang, tertawa benar-benar obat terbaik. Tawa mampu untuk meningkatkan energi,
mengurangi rasa sakit, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan meredakan
ketegangan.
"Dapatkan
screen saver yang konyol. Sewa film yang lucu ketika Anda tiba di rumah.
Berhenti memikirkan hal-hal yang terlalu serius!," kata Alice Domar Ph.D.,
direktur Mind/Body Center for Women's Health di Beth Israel Deaconess Medical
Center.
Brisk
walking dengan anjing peliharaan
Sahabat terbaik
manusia lebih dari sekadar pendamping hidupnya hari ini, tapi juga hewan
peliharaan. “Brisk walking atau jalan cepat di sekitar blok rumah Anda adalah
bentuk olahraga ringan yang bagus untuk kaki, juga meningkatkan serotonin dan
dopamine, yakni pemancar saraf yang bersifat menyenangkan dan menenangkan,”
tutur Blair Justice PhD, profesor psikologi di University of Texas School of
Public Health.
Mengambil
nafas dalam
Meningkatkan
kesehatan dan kebahagiaan cukup dengan bernafas dalam. Bernafas memberi manfaat
perbaikan proses pencernaan, kebugaran, dan kesehatan mental untuk meningkatkan
energi dan rileksasi.
Makan
sebuah apel
Buah kaya gizi ini
adalah aset utama untuk diet apapun. Apel kaya antioksidan, serat, dan
flavonoid, apel membantu mendukung kesehatan jantung, dan menjaga kolesterol
jahat (LDL) dalam tubuh Anda tetap terkontrol.
Senyum
Menurut sebuah
studi baru-baru ini di Columbia University, senyum mampu melawan stres. Ketika
Anda merasa saraf menegang dan perasaan cemas menyerang, luangkan waktu untuk
istirahat dan tersenyum.
"Jika Anda
dapat memperlambat laju pernapasan dan mengubah ekspresi, Anda dapat mengusir
stres," jelas Mark Stibich PhD, konsultan di Columbia University.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar